Sri Mulyani Minta Anak Buah Hindari Konflik Kepentingan di Pemilu 2024

Posted on

Jakarta, 26 Januari 2024 – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta kepada anak buahnya untuk menghindari konflik kepentingan di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal ini disampaikan Sri Mulyani dalam sambutannya pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Jumat (26/1/2024).

Sri Mulyani mengatakan, konflik kepentingan dapat terjadi dalam berbagai bentuk, baik secara langsung maupun tidak langsung. Konflik kepentingan yang bersifat langsung, misalnya, adalah ketika seorang pejabat Kemenkeu ikut serta dalam kampanye atau memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon.

Sementara itu, konflik kepentingan yang bersifat tidak langsung, misalnya, adalah ketika seorang pejabat Kemenkeu memiliki hubungan keluarga atau kerabat dengan salah satu pasangan calon.

“Konflik kepentingan dapat merusak kepercayaan publik terhadap Kemenkeu. Oleh karena itu, saya minta kepada seluruh pegawai Kemenkeu untuk menghindari konflik kepentingan di Pemilu 2024,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga mengingatkan kepada anak buahnya untuk menjaga netralitas dalam Pemilu 2024. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Sebagai penyelenggara negara, kita harus menjaga netralitas dalam Pemilu 2024. Kita harus memastikan bahwa Pemilu 2024 dapat berjalan secara jujur, adil, dan transparan,” kata Sri Mulyani.

Dalam Rakernas tersebut, Sri Mulyani juga menyampaikan sejumlah arahan kepada anak buahnya. Salah satunya adalah agar Kemenkeu dapat terus menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan nasional.

“Kita harus terus menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan nasional, agar pemulihan ekonomi dapat berjalan secara berkelanjutan,” kata Sri Mulyani.

Rakernas Kemenkeu 2024 ini diikuti oleh seluruh pejabat eselon I, II, dan III di lingkungan Kemenkeu. Rakernas ini bertujuan untuk membahas berbagai agenda kerja Kemenkeu tahun 2024.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *